Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

DIGITALISASI : KEKUATAN TERHADAP MEDIA BARU

 



Berbicara tentang digitalisasi, adalah sebuah hal yang lumrah bagi media baru karena digitalisasi merupakan pendorong kuat dalam membangun media baru. Ini dapat dibuktikan melalui keberadaan media baru senantiasa mendorong untuk bagaimana digitalisasi diterapkan dalam kehidupan khalayak, serta memberi pengaruh yang kuat terhadap media baru. Sehingga melalui digitalisasi, eksistensi media baru terus menunjukkan tajinya sebagai kekuatan baru dalam mengarahkan kehidupan sosial khalayak terutama dalam era millenial sekarang ini. Digitalisasi juga merupakan sebuah peluang untuk melihat eksistensi terutama pada media-media yang konvensional, dengan peluang inilah media konvensional berani untuk keluar dari zona nyaman yang terus menjadi momok yang menakutkan bagi media konvensional.

Penulis membayangkan ketika digitalisasi sudah merambah di kehidupan sosial khalayak terutama di Indonesia. Semakin hari semakin banyak platform media baru yang menawarkan fitur-fitur yang mampu menarik hati para khalayak, sehingga khalayak sangat susah untuk memilih platform mana yang harus dieksplor lebih dalam lagi.  Itulah yang menjadikan digitalisasi sebagai media yang memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan sosial, kadang juga digitalisasi disalah-artikan oleh khalayak yang tidak bertanggungjawab sehingga keberadaannya dijauhi karena informasi yang disajikan menjadi sebuah penyesatan publik oleh karena cara pengendaliannya yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Sebuah dilematis yang dialami oleh khalayak ketika digitalisasi mengubah kehidupan sosialnya, bagaikan pedang yang bermata dua, digitalisasi memiliki keunggulan dalam membantu khalayak dalam memberikan informasi yang benar dan bahkan kelemahan yang menjadi sebuah momok menakutkan bagi mereka.

Digitalisasi telah menjadi sebuah trend yang membuat khalayak mau memahami informasi yang benar agar tidak merasa bahwa media baru itu terkesan berbohong kepada khalayak luas. Media baru sebagi wujud implementasi dari digitalisasi harus menjadi sebuah alat untuk memberikan dan menyajikan informasi yang benar dan dapat dipercaya khalayak luas, karena kecepatan dan akselerasi dalam tubuh digitalisasi yang menjadi kekuatan tersendiri sehingga khalayak tidak perlu untuk mencari informasi, tetapi harus mematuhi jalur dan koridor yang berlaku sehingga melalui output informasi dapat dijadikan sebagai sebuah kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan oleh semua khalayak.

Akhir-akhir ini, Indonesia digemparkan oleh digitalisasi terhadap siaran televisi,  Kementerian Komunikasi dan Informatika secara gamblang mengumumkan mengenai digitalisasi siaran televisi, mungkin sebagian khalayak belum mengerti akan hal ini, dalam benaknya digitalisasi itu dilakukan dalam platform media baru yang berbasis audio visual. Tetapi yang dimaksudkan Kemenkominfo adalah perubahan sistem penyiaran televisi yang dulunya analog dan dikonversi ke sistem digital. Tetapi platform media berbasis audio-visual akan berada pada kedudukannya sebagai media yang memberikan informasi melalui konten-konten yang ditayangkannya. Platform audio-visual terus memiliki komitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah ini, dengan menyediakan konten-konten yang bisa disaksikan oleh khalayak melalui platform-platform yang dibuat oleh insan penyiaran tersebut. Melalui hal tersebut, dapat disaksikan bahwa digitalisasi terus beriringan berjalan bersama-sama dengan kegiatan penyiaran untuk menjadi sebuah alat untuk menyampaikan informasi yang benar dan dapat dipercaya oleh khalayak luas.

Penulis: Ben Azel Salu, S.I.Kom (Pegiat sosial media, Warga Toraja)

Post a Comment for "DIGITALISASI : KEKUATAN TERHADAP MEDIA BARU"